Lipatan Kertas di Bulan Desember
Rp 69.000
Penulis: Rosul Sayyaf, dkk
Penyunting: Yuli
Desain layout dan sampul: Tama
Cetakan Pertama, April 2026
VI + 118 hlm.; 14 × 20 cm
QRCBN: 62-8896-2974-628
Jilid: Softcover
Penyunting: Yuli
Desain layout dan sampul: Tama
Cetakan Pertama, April 2026
VI + 118 hlm.; 14 × 20 cm
QRCBN: 62-8896-2974-628
Jilid: Softcover
Blurb:
Lipatan Kertas di Bulan Desember merangkum beragam cerita yang bergerak di antara kenangan, kehilangan, harapan, dan pertemuan yang tak selalu utuh. Setiap cerpen menghadirkan sudut pandang yang berbeda, dari kisah keluarga, persahabatan, hingga relasi yang retak dan dipertanyakan. Desember hadir sebagai benang tipis yang mengikat suasana, bukan sekadar latar waktu, melainkan ruang tempat perasaan mengendap dan ingatan kembali dipanggil.
Melalui gaya tutur yang jernih dan dekat, buku ini mengajak pembaca menelusuri berbagai lapisan emosi manusia tanpa berlebihan. Ada yang hangat, ada yang getir, ada pula yang menggantung tanpa jawaban pasti. Keseluruhannya membentuk potret kehidupan yang utuh, tentang hal-hal sederhana yang sering terlewat, namun diam-diam meninggalkan jejak yang panjang. Buku ini menjadi teman yang tenang untuk membaca ulang perasaan yang mungkin pernah singgah.
Lipatan Kertas di Bulan Desember merangkum beragam cerita yang bergerak di antara kenangan, kehilangan, harapan, dan pertemuan yang tak selalu utuh. Setiap cerpen menghadirkan sudut pandang yang berbeda, dari kisah keluarga, persahabatan, hingga relasi yang retak dan dipertanyakan. Desember hadir sebagai benang tipis yang mengikat suasana, bukan sekadar latar waktu, melainkan ruang tempat perasaan mengendap dan ingatan kembali dipanggil.
Melalui gaya tutur yang jernih dan dekat, buku ini mengajak pembaca menelusuri berbagai lapisan emosi manusia tanpa berlebihan. Ada yang hangat, ada yang getir, ada pula yang menggantung tanpa jawaban pasti. Keseluruhannya membentuk potret kehidupan yang utuh, tentang hal-hal sederhana yang sering terlewat, namun diam-diam meninggalkan jejak yang panjang. Buku ini menjadi teman yang tenang untuk membaca ulang perasaan yang mungkin pernah singgah.