Jangan Dibaca Saat Lapar
Rp 69.000
Penerbit: CV Poetry Publisher
Penulis: Alinda Putri Dewanti, Affdn, Arwa Lubna, Elly Khu, Fafavoice, Herifa Heritri, Ihdina Sabili, Leahw, Luluk Syafitri, N Khana, Nur Hayati, dan Retno Fitriyanti.
Editor: Lathifah Inten Mahardika
Desain layout dan sampul: Tama
Cetakan Pertama, Agustus 2026
ix + 172 hlm.; 14 × 20 cm
ISBN: (Dalam proses)
Penulis: Alinda Putri Dewanti, Affdn, Arwa Lubna, Elly Khu, Fafavoice, Herifa Heritri, Ihdina Sabili, Leahw, Luluk Syafitri, N Khana, Nur Hayati, dan Retno Fitriyanti.
Editor: Lathifah Inten Mahardika
Desain layout dan sampul: Tama
Cetakan Pertama, Agustus 2026
ix + 172 hlm.; 14 × 20 cm
ISBN: (Dalam proses)
Blurb:
Bagaimana jika ragam hidangan tradisional Indonesia tidak hanya menyuguhkan rasa, aroma dan estetika, namun menyimpan berbagai kisah yang menarik untuk dibaca. Aroma sedap yang menggugah selera juga racikan bumbu resep rahasia dapur merangkaikan kisah petualang tentang cinta, persahabatan juga bakti seorang anak.
Seperti Bima yang berusaha sekuat tenaga menyelamatkan Ibu dan kampung halamannya, Pulau Nawasena dari tirani penguasa. Bagaimanakah perjuangan Bima untuk menjadikan kembali sego megono menjadi primadona di kampung halamannya. Atau perjalanan Alya menelusuri jejak mendiang ayahnya dengan memecahkan teka-teki misteri. Petunjuk-petunjuk yang harus ia pecahkan berada di lima warung soto legendaris yang tersebar di pulau Jawa. Akankah Alya berhasil menyelesaikan misinya?
Jangan baca buku ini saat lapar! 13 cerpen dalam buku ini menyajikan santapan khas nusantara yang sedap untuk disantap. Dengan menelusuri setiap kata dalam buku ini, pembaca akan diajak berkuliner sekaligus mengintip kisah menarik dari setiap kata yang penuh rasa. Selamat Membaca.
Bagaimana jika ragam hidangan tradisional Indonesia tidak hanya menyuguhkan rasa, aroma dan estetika, namun menyimpan berbagai kisah yang menarik untuk dibaca. Aroma sedap yang menggugah selera juga racikan bumbu resep rahasia dapur merangkaikan kisah petualang tentang cinta, persahabatan juga bakti seorang anak.
Seperti Bima yang berusaha sekuat tenaga menyelamatkan Ibu dan kampung halamannya, Pulau Nawasena dari tirani penguasa. Bagaimanakah perjuangan Bima untuk menjadikan kembali sego megono menjadi primadona di kampung halamannya. Atau perjalanan Alya menelusuri jejak mendiang ayahnya dengan memecahkan teka-teki misteri. Petunjuk-petunjuk yang harus ia pecahkan berada di lima warung soto legendaris yang tersebar di pulau Jawa. Akankah Alya berhasil menyelesaikan misinya?
Jangan baca buku ini saat lapar! 13 cerpen dalam buku ini menyajikan santapan khas nusantara yang sedap untuk disantap. Dengan menelusuri setiap kata dalam buku ini, pembaca akan diajak berkuliner sekaligus mengintip kisah menarik dari setiap kata yang penuh rasa. Selamat Membaca.